Membuat Karya Ilmiah dalam Kemajuan Teknologi

 

TUGAS SEJARAH MATEMATIKA

Refleksi Kuliah Kelima Sejarah Matematika

Oleh Prof. Dr. Marsigit, M.A.

25 Maret 2021

 

Salah satu kewajiban seseorang adalah menempuh pendidikan. Dari mulai menempuh pendidikan dasar hingga ke pendidikan atas maupun perguaruan tinggi. Dengan menempuh pendidikan tersebut akan mempengaruhi seseorang tersebut dalam berkomunikasi. Seperti halnya jika seorang pemalu atau introvert, dengan adanya pendidikan akan menjadikan seseorang tersebut menjadi orang yang lebih berani dalam menyampaikan pendapat mapun hal-hal yang akan disampaikan. Pendidikan juga mempengaruhi watak yang dimiliki oleh seseorang tersebut. Selain itu adanya pendidikan akan menjadikan seseorang yang memiliki pola pikir yang lebih baik sehingga dapat menyelesaikan berbagai masalah dengan baik.

Pada era modern ini ilmu bersifat murah. Hal tersebut dikarenakan kemajuan teknologi sehingga memudahkan seseorang untuk mendapatkan ilmu. Berbeda halnya dengan zaman dahulu, seseorang untuk mendapatkan ilmu harus melewati berbagai rintangan. Misalnya pada zaman modern untuk mendapatkan buku seseorang bisa langsung mendowload melalui internet, sedangkan pada zaman dahulu jika seseorang ingin mendapatkan buku harus meminjam kepada dosen atau orang yang memiliki buku tersebut. Maka dari itu jangan sia-siakan adanya kemajuan teknologi ini, gunakan dengan sebaik-baiknya. Dan jika kita mempunyai ilmu walaupun sedikit, maka harus diberikan atau disampaikan kepada orang lain agar ilmu tersebut bermanfaat untuk kita maupun orang lain.

Kemajuan teknologi akan menggoda seseorang untuk melakukan kecurangan. Kecurangan tersebut seperti tindakan plagiarism. Tindakan plagiarism harus dihindari, terutama bagi mahasiswa atau seseorang yang akan membuat karya ilmiah. Untuk menghindari tindakan plagiarism tersebut seseorang harus memahami berbagai aturan dalam penulisan karya ilmiah. Seperti jika seseorang ingin mengutip suatu kalimat atau pendapat maka harus dicantumkan sumbernya seperti pengarang dan bukunya. Hal tersebut untuk menghindarkan seseorang dari tindakan plagiarism. Selain itu tindakan plagiarism juga dapat dikendalikan dengan iman dan takwa dari diri seseorang tersebut.

Dalam membuat karya ilmiah yang berkualitas selain menggunakan sumber dan data yang valid juga harus terdapat metodologi. Metodologi menggambarkan aktivitas risetnya. Dalam metodologi membahas mengenai teknik pengumpulan, pengolahan dan penyimpulan data. Selain itu dalam membuat karya ilmiah juga harus memperhatikan dan menggunakan kaidah-kaidah penulisan karya ilmiah yang baik dan benar. Sehingg dengan menerapkan kaidah-kaidah tersebut akan menciptakan karya ilmiah yang berkualitas.

 

 

Terima kasih.

Ditulis oleh Wikara Humasta


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sinopsis Novel "Napak Tilas Para Hantu"

Resensi Novel Best Friend Forever karya Khansa Akifah

Resensi Novel Terjemahan "Does My Head Look Big in This?"